Newsroom

News and topics around our activities


Thursday, 20 August 2020
Standar Sertifikasi Pengelolaan Hutan Nasional FSC Telah Terbit

Forest in Sinar Wijaya, Papua (© FSC ID)© FSC ID

Forest Stewardship Council (FSC) Indonesia mengumumkan bahwa National Forest Stewardship Standard (NFSS) untuk Indonesia telah diterbitkan pada 18 Agustus 2020 yang bertepatan dengan HUT ke-75 kemerdekaan Indonesia.


Setelah mengalami proses penyusunan beberapa tahun standar sertifikasi untuk mempromosikan pengelolaan hutan yang bertanggung jawab di Indonesia ini disetujui pada tanggal 30 Juni 2020 oleh FSC International di Bonn, Jerman. NFSS untuk Indonesia bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan sumber daya hutan yaitu kayu, hasil hutan non-kayu dan jasa ekosistem.

FSC adalah pelopor asli sertifikasi hutan global, dan selama lebih dari 25 tahun telah bekerja untuk meningkatkan praktik kehutanan di seluruh dunia dengan mempromosikan pengelolaan hutan yang bertanggung jawab melalui pendekatan sukarela berbasis pasar.

Diharapkan dengan dibentuknya NFSS untuk Indonesia dapat mendorong dan memotivasi seluruh pemangku kepentingan kehutanan nasional untuk bekerja sama dalam memastikan praktik pengelolaan hutan yang bertanggung jawab, berkelanjutan dan berkeadilan.

Secara umum, meskipun nilai kayu di hutan produksi Indonesia hanya sekitar lima persen dari total nilai hutan, pengelola hutan mengandalkan kayu sebagai produk utama dan sumber pendapatannya. Kayu juga merupakan sumber utama penerimaan negara dari hutan produksi. Situasi ini menyebabkan penggunaan sumber daya hutan tidak efisien dan tidak optimal, terutama di hutan produksi alam; dan sesuatu yang pada akhirnya akan mengikis nilai sumberdaya hutan. NFSS Indonesia berlaku untuk semua tipe dan skala pengelolaan hutan, termasuk hasil hutan bukan kayu dan jasa ekosistem. NFSS diharapkan dapat mendukung efisiensi penggunaan dan kelestarian hutan alam produksi melalui pemanfaatan sumber daya yang optimal dengan memungkinkan pengelola hutan memperoleh izin multi-usaha.

NFSS untuk Indonesia dikembangkan dengan mengadaptasi FSC Principles and Criteria versi 5 dan FSC International Generic Indicators. Adaptasi ini berdasarkan kesepakatan anggota Kelompok Pengembangan Standar nasional yang difasilitasi oleh Lembaga Ekolabel Indonesia.
NFSS Indonesia akan berlaku efektif pada 1 Desember 2020. Periode transisi untuk hutan bersertifikat FSC adalah 12 (dua belas) bulan dan akan berlangsung hingga 30 November 2021. Dokumen NFSS yang relevan dalam bahasa Inggris tersedia di Document Center FSC. Dokumen NFSS dalam bahasa Indonesia akan diterbitkan sebelum 1 Desember 2020.
Untuk informasi lebih lanjut atau pertanyaan, silakan hubungi Manajer Pemasaran dan Komunikasi FSC Indonesia Indra Dewi (i.dewi@fsc.org).



© Forest Stewardship Council® · FSC® F000236