Sertifikasi Pengelolaan Hutan (FM-FSC)

Memastikan Kinerja Pengelolaan Hutan yang Bertanggung Jawab

(© TBI-PT.Dwimajaya Utama)© TBI-PT.Dwimajaya UtamaSertifikasi Pengelolaan Hutan FSC atau sertifikasi FM-FSC dilakukan pada hutan produksi, baik hutan alam produksi maupun hutan tanaman, umumnya pada konsesi hutan berskala besar. Untuk konsesi dan lahan milik skala kecil, ada skema sertifikasi tersendiri.

Sertifikasi FM dilakukan terhadap pemilik lahan hutan atau pemegang konsesi hutan, untuk menjamin pengelolaan hutan yang dilakukan sesuai dengan kaidah pengelolaan hutan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Pemegang konsesi hutan atau pemilik lahan dapat mengajukan permintaan sertfikasi kepada lembaga sertifikasi yang terakreditasi oleh FSC.

Selanjutnya, lembaga sertifikasi memberikan informasi persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemilik lahan atau pemegang konsesi. Lembaga sertifikasi juga memberikan informasi biaya, waktu, dan tahapan sertifikasi. Jika disetujui, pemilik lahan/pemegang konsesi dapat melakukan kontrak dengan lembaga sertifikasi untuk melakukan penilaian sertifikasi.

Lembaga sertifikasi melakukan pre-assessment untuk mengevaluasi sekilas kinerja pengelolaan hutan yang selama ini dilakukan. Jika setelah pre-assessment ditemukan ketidaksesuaian dengan standar FSC maka lembaga sertifikasi memberi waktu untuk memperbaiki ketidaksesuaian tersebut. Jika pemilik/pemegang konsesi telah memperbaikinya, lembaga sertifikasi akan melanjutkan dengan tahapan penilaian penuh (full evaluation/full assessment). Full assessment adalah penilaian secara mendalam yang dilakukan di lapangan terhadap kinerja manajemen hutan.

Full assessment akan menghasilkan temua-temuan lapangan yang mengarah pada seberapa besar pengelolaan yang dilakukan sesuai dengan prinsip dan kriteria FSC, disebut dengan non-conformity. Semakin besar non-conformity maka pengelolaan yang dilakukan akan semakin tidak sesuai dengan prinsip dan kriteria FSC.

Hasil full-assessment akan diberikan dalam bentuk laporan kepada pengelola hutan. Jika non-conformity-nya bersifat major (besar) maka sertifikat FM-FSC tidak dapat diberikan. Jika non-conformity-nya bersifat minor, maka lembaga sertifikasi dapat mengeluarkan sertifikat FM-FSC setelah pemegang konsesi/pemilik lahan melakukan perbaikan yang diperlukan untuk memperkecil ketidaksesuaian yang terjadi.

Sertifikat FM-FSC berlaku selama 5 tahun, dan setiap tahun dilakukan pemantauan untuk memastikan pengelola hutan tetap menjalankan praktek pengelolaan yang bertanggung jawab.


© Forest Stewardship Council® · FSC® F000236