Skema SLIMF

Skema Sertifikasi FM bagi pengelolaan hutan berskala kecil atau berintensitas rendah

(© KSU Alas Mandiri)© KSU Alas MandiriSkema SLIMF hanya dapat diterapkan pada pengelolaan hutan skala kecil atau berintensitas rendah.

FSC mendefinisikan pengelolaan skala kecil berdasarkan pada luas area yang dikelola atau volume kayu yang dipanen.
Penerapan skema SLIMF pada pengelolaan hutan berskala kecil (termasuk hutan berbasis masyarakat) diharapkan dapat meringankan biaya sertifikasi sehingga meringankan beban pengelola hutan. Dalam SLIMF dimungkinkan lembaga sertifikasi hanya melakukan desk-audit jika pada saat tertentu pengelola hutan tidak dapat melakukan pemanenan yang disebabkan oleh faktor luar (misalnya tidak adanya permintaan kayu).

Pengelolaan hutan skala kecil menurut definisi FSC adalah :
1. Areal yang dikelola lebih kecil dari 100 hektar.
2. National Offices di tiap negara dapat mengusulkan luasan lebih besar hingga 1000 hektar. Daftar negara dimana luas areal SLIMF menjadi 1000 hektar dapat disimak pada Addendum SLIMF.

Pengelolaan hutan berintensitas rendah adalah :
1. Laju pemanenan pohon tidak lebih dari 20% dari laju pertumbuhan pohon per tahun, volume tahunan kayu yang dipanen tidak lebih dari 5000m3 per tahun, atau rata-rata panen per tahun tidak lebih dari 5000m3 per tahun.
2. Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK).


© Forest Stewardship Council® · FSC® F000236