Jasa Lingkungan/Ecosystem Services

Mendorong Insentive Pemanfaatan Jasa Lingkungan

(© FSC GD)© FSC GDJasa lingkungan seperti air, udara, karbon yang diserap, keanekaragaman hayati, dan wisata alam merupakan jenis jasa lingkungan yang kita nikmati dari alam. Namun seringkali kita lupa untuk menjaga alam sebagai sumber jasa lingkungan tersebut, antara lain kita sering lupa menjaga fungsi hutan sehingga ekosistem hutan menjadi rusak, kesimbangan alam terganggu, sehingga kita tidak dapat lagi menikmati anugerah dari alam.

FSC telah lama mendorong pengelolaan hutan yang bertanggung jawab melalui sistem sertifikasi. Namun sistem sertifikasi FSC masih belum mampu menjangkau semua jenis hutan, apalagi sistem sertifikasi FSC hanya diterapkan pada hutan produksi, bukan hutan konservasi. Penerapan ini dilakukan agar hutan produksi tetap terjaga keanekaragaman hayatinya mendekati kondisi hutan primer, meskipun dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi.

Masih banyak potensi hutan yang belum dimanfaatkan, terutama di wilayah dimana hutan tidak dimanfaatkan untuk kayunya semata, melainkan lebih banyak diambil manfaat jasa lingkungannya. Jika tidak dijaga, maka hutan yang ada tidak lagi dapat memberikan jasa lingkungan seperti sebelumnya.

FSC lalu mengembangkan tools yang memingkinkan hutan yang telah dikelola sedemikian rupa, baik yang sudah bersertifikat FSC maupun yang belum, namun mampu menunjukkan pengelolaan yang dilakukan bermanfaat bagi terpeliharanya jasa lingkungan dapat memperoleh insentif bagi upaya pelestarian jasa lingkungan.

Tools FSC Ecosystem Services terdiri dari :
1. Metode penilaian dampak pengelolaan terhadap jasa lingkungan.
2. Claims, FSC Ecosystem Services mengeluarkan claim yang dapat menjamin bahwa investasi dan kegiatan yang dilakukan bermanfaat bagi pelestarian jasa lingkungan.
3. Aset bernilai jual. FSC mencari kemungkinan untuk menciptakan asset lingkungan yang bernilai jual, baik melalui skema HCV credit, carbon credit, maupun water credit.

Pilot Project HCV Credit
Project ini bertujuan untuk mendorong wilayah yang bernilai konservasi tinggi dapat terjaga. Institusi yang memberikan sponsorship bagi pelestarian wilayah HCV mendapatkan kredit yang dapat dipromosikan sebagai nilai kepedulian institusi terhadap perlindungan HCV.


ForCES Project
Project ini bertujuan menerapkan standar FSC untuk menghubungkan target jasa lingkungan dengan pasar jasa lingkungan.
Saat ini sedang diujicobakan di Chile, Indonesia, Nepal, Vietnam.

Lebih jauh mengenai FSC Ecosystem Services, anda dapat menghubungi :

Chris Henschel, FSC International, Programme Manager (Ecosystem Services), c.henschel at fsc point org



© Forest Stewardship Council® · FSC® F000236