Standar Nasional FSC untuk Indonesia Telah Siap

Setelah mengalami proses penyusunan beberapa tahun, National Forest Stewardship Standard (NFSS) untuk Indonesia diterbitkan pada 18 Agustus 2020 yang bertepatan dengan HUT ke-75 kemerdekaan Indonesia.

NFSS Indonesia disetujui pada tanggal 30 Juni 2020 oleh FSC International di Bonn, Jerman. NFSS untuk Indonesia bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan sumber daya hutan yaitu kayu, hasil hutan non-kayu dan jasa ekosistem.

SDG NFFS Group Indonesia (© IBW Putra-SDG Group)© IBW Putra-SDG GroupDiharapkan dengan dibentuknya NFSS untuk Indonesia dapat mendorong dan memotivasi seluruh pemangku kepentingan kehutanan nasional untuk bekerja sama dalam memastikan praktik pengelolaan hutan yang bertanggung jawab, berkelanjutan dan berkeadilan.

NFSS untuk Indonesia dikembangkan dengan mengadaptasi FSC Principles and Criteria versi 5 dan FSC International Generic Indicators. Adaptasi ini berdasarkan kesepakatan anggota Kelompok Pengembangan Standar nasional yang difasilitasi oleh Lembaga Ekolabel Indonesia.
NFSS Indonesia akan berlaku efektif pada 1 Desember 2020.

Periode transisi untuk hutan bersertifikat FSC adalah 12 (dua belas) bulan dan akan berlangsung hingga 30 November 2021. Dokumen NFSS yang relevan dalam bahasa Inggris akan tersedia di Document Center FSC. Dokumen NFSS dalam bahasa Indonesia akan diterbitkan sebelum 1 Desember 2020.

Untuk informasi lebih lanjut atau pertanyaan, silakan hubungi Manager Marketing and Communications FSC Indonesia Indra Dewi (i.dewi@fsc.org).


Standar Nasional FSC

Prinsip dan Kriteria FSC (P & C) menetapkan ketentuan yang berlaku global untuk mendapatkan sertifikasi pengelolaan hutan FSC.

Namun, setiap standar internasional perlu disesuaikan dengan kondisi dan situasi pada tingkat regional atau nasional agar sesuai dengan regulasi dan kebijakan setempat, kondisi sosial dan geografis yang beragam dari berbagai belahan dunia.

Proses untuk mengembangkan FSC Forest Stewardship Standar (FSS) mengikuti persyaratan yang ditetapkan dalam dokumen prosedur FSC yaitu FSC-STD-60-006 V1-2 bernama "Panduan Proses untuk Pengembangan dan Pemantauan Standar Nasional FSC".

FSC Forest Management Program memberikan panduan kepada National Standards Development Groups (SDGs) dalam mengembangkan National Forest Stewardship Standard atau Standar Nasional FSC.

Dalam proses ini SDG melakukan penambahan maupun penggantian indikator, verifier, norma, dan pedoman, dan dalam beberapa kasus dapat melakukan interpretasi atas FSC P & C.

Standar Nasional FSC yang terdiri dari FSC P & C bersama dengan satu set indikator yang disusun oleh SDG tersebut diajukan ke FSC International Board’s Policy and Standards Committee (PSC) untuk disetujui.


Ketika konsensus dicapai pada tingkat nasional atau regional, FSC Forest Management Program melakukan evaluasi untuk memastikan Standar Nasional FSC yang disusun sepenuhnya mencerminkan persyaratan FSC sesuai pedoman penyusunan National Forest Stewardship Standar FSC-STD-60-002 (V1-0) dan memastikan bahwa proses pengembangan standar yang benar diikuti.

FSC International Board’s Policy and Standards Committee (PSC) yang menerima mandat oleh FSC Board of Directors menyetujui Regional dan National Forest Stewardship Standar.

Untuk mengetahui proses standar nasional yang telah diajukan silakan kunjungi Bagian Update dari website ini. Untuk keperluan lebih lanjut dapat menghubungi Gordian Fanso di g.fanso at fsc point org, Hartono Prabowo di h.prabowo at fsc point org.


© Forest Stewardship Council® · FSC® F000236